Jakarta (25/1) – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam rangka pengesahan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) PT Angkasa Pura Properti Tahun 2019 diselenggarakan pada 25 Januari 2019 di Grha Angkasa Pura I. Acara ini dihadiri oleh para pemegang saham yaitu Direksi Angkasa Pura I dan pengurus Puskokapura, Direksi Angkasa Pura Property dan seluruh Vice President Angkasa Pura I.

Setelah dibuka oleh Yusfandri Gona selaku Komisaris Utama Angkasa Pura Property dan dilakukan penetapan pimpinan rapat yaitu oleh Faik Fahmi, Direktur Utama Angkasa Pura I selaku pemegang saham mayoritas maka Eko Permadi selaku Direktur Utama Angkasa Pura Property menyampaikan paparan terkait rencana perusahaan di tahun 2019.

Pada paparannya, Eko Permadi menyampaikan bahwa di tahun 2019 Angkasa Pura Property menargetkan total pendapatan sebesar Rp 545,74 M, total beban sebesar Rp 493,58 M dan target laba sebesar Rp 32,05 M. Total aset ditargetkan sebesar Rp 640,78 M dan total investasi sebesar 405,14 M.

Target tersebut akan didapatkan melalui berbagai program kerja baik di sektor pengembang properti antara lain Pemasangan People Mover System (PMS) dan Garbarata di New Yogyakarta International Airport (NYIA) dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Fasilitas Sea Water Osmosys (SWRO), Fasilitas Waste Management di 13 Bandara Angkasa Pura I serta Tahap I Pengembangan Airport City di NYIA. Sedangkan di bidang jasa konstruksi Angkasa Pura Property akan memperluas pasar untuk mendapatkan pekerjaan di luar Angkasa Pura I.

Selain di bidang bisnis, RKAP 2019 juga mencanangkan berbagai program pendukung antara lain optimalisasi infrastruktur Information Technology (IT) baik di kantor pusat maupun di Tim Manajemen Proyek (TMP), implementasi SAP dan implementasi E-Procurement. Untuk bidang SDM akan dilaksanakan implementasi Human Resources Integration System (HRIS), Organizational Development yang meliputi struktur organisasi, jenjang karir dan KPI SDM serta People Development yang meliputi pelatihan dan pemenuhan kompetensi tenaga ahli perusahaan.

Secara umum, keputusan RUPS dari pemegang saham telah menyetujui dan mengesahkan RKAP Angkasa Pura Property Tahun 2019. Adapun dalam arahannya, Faik Fahmi menyampaikan agar Angkasa Pura Property dapat terus meningkatkan kinerja perusahaan dengan menjaga ketepatan waktu penyelesaian dan kualitas pekerjaan, melakukan pengendalian biaya di setiap kegiatan usaha, memberikan penawaran yang kompetitif untuk memberikan nilai tambah kepada induk perusahaan terutama terhadap pekerjaan yang berasal dari Angkasa Pura I, memanfaatkan pinjaman secara tepat dan melakukan upaya terbaik untuk penyelesaian permasalahan yang belum selesai di tahun 2018. Sedangkan untuk pengembangan bisnis agar Angkasa Pura Property dapat meningkatkan kompetensi, keahlian, dan portofolio perusahaan dengan melakukan kerjasama strategis khususnya di sektor properti.

Diharapkan seluruh program kerja yang dicanangkan pada RKAP PT Angkasa Pura Properti Tahun 2019 dapat sepenuhnya terealiasi sehingga cita-cita menjadi perusahaan dengan High Organization Performance yang telah disusun pada Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dapat tercapai.

Share